Ada banyak mazhab pemikiran yang mencoba mengurai bagaimana proses pembentukan pengetahuan pada diri manusia. Salah satunya adalah mazhab Rasionalisme.
Rene Descartes dan Immanuel Kant merupakan tokoh mazhab pemikiran rasionalisme. Dalam teori ini menerima alam dan rasio sebagai sumber utama pengetahuan.
Dalam pandangan Descartes, ia memisahkan antara alam dan Rasio. Alam yang sifatnya dinamis (berubah) sehingga mustahil manusia untuk sampai pada pengetahuan yang hakiki/kepastian.
adapun rasio yang juga merupakan sumber pengetahuan, dimana pengetahuan yang ada di rasio adalah pengetahuan yang hakiki, pasti dan tak berubah. namun menurut Descartes pengetahuan yang ada di rasio manusia ini sifatnya bawaan lahir (Ide bawaan lahir).
Maksud dari ide bawaan lahir ini adalah bahwa saat manusia dilahirkan ke bumi, manusia sudah memiliki pengetahuan seperti Tuhan, jiwa atau perluasan. Artinya pengetahuan ini tak memiliki kaitan dengan alam material.
Sedangkan dalam pandangan Kant, ia menerima alam dan rasio sebagai sumber pengetahuan namun rasio yang dimaksud kant disini bukanlah ide bawaan lahir sebagaimana Descartes, namun yang dimaksud adalah rasio kategori.
Menurut kant manusia memiliki konsep di rasio, dimana konsep ini masih dalam bentuk kategori, pola-pola, belum jelas atau pengetahuan yang belum sempurna, pengetahuan ini nantinya terpahami secara sempurna atau jelas apabila manusia mengindrai objek/fenomena konsep tersebut di alam, yang proses ini diistilahkan oleh kant sebagai sintetik.
Ikrar
Santrii Kelas Falsafatuna 100 Sesi 2025-2026
(PPM Muthahhari Yogyakarta)





